Di tengah maraknya personal branding yang menuntut semua orang tampil sempurna, serba tahu, dan "sudah sukses," bagaimana jika kunci terbaik untuk memikat pembaca justru adalah kejujuran atas keraguan dirimu sendiri? Membangun karier menulis pun tidak bisa kita lupakan. Penulis juga perlu branding. Ini bukan soal viral, tetapi makna.
Lewat pendekatan Intuitive Branding, kamu akan belajar merangkul rasa insecure dan mengubahnya menjadi daya tarik yang unik. Buku ini membedah cara membangun citra penulis yang autentik tanpa perlu menjadi berpura-pura expert, menyusun narasi promosi yang mengalir tanpa kesan pamer, serta menjalin hubungan yang erat dan relevan dengan pembaca setiamu.